Perolehan ZISWAF th 2004-2008 Rp 2.365.273.931 | Perolehan infak sampai dengan bulan Agustus 2010 sebesar Rp.83.335.302

Berita & Kegiatan

08-03-2010 14:33:50

Kunjungan ke LKC

Sepanjang minggu kemarin, Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) mendapat kunjungan banyak tamu. Kebetulan Dompet Dhuafa (DD) sedang menyelenggarakan Social Enterpreneur Leadership (SEL) yang mendatangkan perwakilan DD dari berbagai daerah di Indonesia. Memanfaatkan waktu luang usai kegiatan SEL berakhir, beberapa peserta mampir ke LKC dikawasan megamall Ciputat. Sebagian peserta memang hanya meniatkan diri bersilaturahmi, namun ada juga yang datang untuk sekaligus melakukan studi banding.

Salah satu yang berniat melakukan studi banding adalah Natalia Putri (24). Ia saat ini menjabat sebagai koordinator program DD Kalimantan Barat yang berlokasi di Balikpapan. Menurut penjelasannya ketika berbincang dengan lkc.or.id, ia sengaja menyambangi LKC yang merupakan jejaring kesehatan DD karena DD Kalbar berencana untuk lebih mengembangkan Rumah Sehat Dompet Dhuafa (RSDD) yang saat ini sudah ada. Kedepan, setidaknya pada 2012, RSDD akan memberikan pelayanan kesehatan yang unik, yaitu menggabungkan pengobatan modern dengan obat-obatan herbal.

Untuk saat ini, RSDD Kalbar masih sebatas memberikan pengobatan herbal. Oleh karena itu, kunjungan Putri selama 4 hari di LKC minggu kemarin diharapkan dapat memahami sistem pelayanan medis yang dikembangkan LKC.

Tamu yang lain, manajer LKC Jogja Ahmad Paryanto, bersilaturahmi pada Rabu (3/3) siang. Ditemani Ibu Reita (corporate secretary LKC) dan lkc.or.id, ia bercerita banyak tentang berbagai kegiatan yang sedang dijalaninya di Yogyakarta. Sebagai sebuah lembaga sosial baru di Yogyakarta, LKC Jogja sangat terbantu dengan kemurahan hati beberapa donatur. Seperti yang diceritakannya, kantor operasional yang digunakan LKC Jogja saat ini adalah sebuah rumah yang dipinjamkan seorang dokter. Rumah tersebut disulap menjadi sebuah klinik yang buka pada hari Senin hingga Jumat pukul 16.00-20.00. Dibeberapa kesempatan, ketika LKC Jogja berniat membayar tagihan listrik, sang pemilik rumah ternyata sudah membayarkannya terlebih dahulu.

Lain lagi cerita Bapak Tarsito dari Mataram, NTB yang hadir bersama-sama Bapak Ahmad Paryanto. Sebagai pengelola DASI NTB yang juga mendirikan rumah sehat, pelayanan medis yang diberikan disana tidak serutin di Yogyakarta. Awalnya, layanan kesehatan di rumah sehat tersebut dibuka pada hari Senin dan Kamis. Namun karena sepi pengunjung, layanannya dirubah ke hari Sabtu sehingga lebih ramai. Saat ini, rumah sehat di Mataram telah mengkover sekitar 500 KK. (Gk)

 

:: kembali ke atas ::