Hari Kedua Fikri di RSCM
Kamis (11/2) kemarin adalah hari kedua Fikri dirawat di RSCM. Sejak pukul 4 pagi, ia menjalani transfusi darah hingga pukul 10 siang. Satu jam setelahnya, Fikri demam dengan suhu tubuh mencapai 39?C. Meski akhirnya kembali normal, dokter dan perawat jaga di ruang one day care (ODC) anak terus memantau. Menurut penuturan orang tua Fikri, demam susulan mengindikasikan terjadinya infeksi. Selain mengalami demam, berat badan Fikri juga sedikit berkurang dari yang semula 9,5 kg menjadi 9,2 kg. Padahal, berdasar data pasien di ODC anak, berat badan Fikri kedepan ditargetkan mencapai 10 kg.
Pada hari kedua kemarin, beberapa media massa elektronik nasional juga terus berdatangan. Hal ini sedikit dikeluhkan oleh perawat penjaga ruang ODC anak yang mengkhawatirkan hal tersebut dapat mengganggu ketenangan pasien lain. Namun mereka juga tidak bisa melarang sepenuhnya karena liputan seperti ini sangat berguna bagi Fikri dan keluarga dalam mendapatkan perhatian publik. Faktanya, seorang donator bernama Ibu Widuri datang menjenguk usai melihat berita Fikri di televisi. Dalam kunjungannya kemarin, Ibu Widuri juga memberikan bantuan dana 3 juta rupiah.
Ketika Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) menjenguk sore kemarin, Fikri sedang diberi infus albumin yang kedua. Bila kondisinya membaik, infus albumin ketiga rencananya tidak diberikan lagi. Selain itu, Fikri juga hanya menjalani diet susu yang langsung dimasukkan menggunakan selang melalui hidung.
Abdullah Ichsanul Fikri, 18 bulan, saat ini didiagnosa menderita 3 penyakit sekaligus. Dalam bahasa awam, Fikri menderita penyakit dimana saluran empedu tidak terbentuk, sirosis hati, dan juga hernia. (Gk)
:: kembali ke atas ::



