Logo
Blog

Banjir Usai Tim Sigab Diganti Tim ALS


Telah di baca 227 kali

20 January 2012

BANTEN - Usai menurunkan Tim Sigab (Aksi Tanggap Bencana) di kawasan Banjir Banten, Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa mengirimkan Tim Aksi Layan Sehat (ALS) ke kawasan yang baru saja dilanda banjir tersebut.

Menurut Roby Suryadi, Kepala Bagian Pengelola Program LKC Dompet Dhuafa, di ruang kerjanya, gedung LKC Dompet Dhuafa, Ciputat, Jumat (20/1/12), Tim Sigab ditarik ke markas dan digantikan oleh Tim ALS, Rabu – Kamis (18-19/1/12).

Sesampai di lokasi bekas banjir, Tim ALS yang disponsori oleh Indosat ini melaksanakan aksi kesehatan di Desa Umbul Jaya, Kampung Bojong Meong RT03/02, Kecamatan Banjar Sari, Kabupaten Lebak, Banten.

“Lokasi ini merupakan kawasan terparah, hampir seminggu  terisolir karena banjir. Tim ALS menembus dengan jalan kaki sejauh 3 KM dengan mencari celah melalui kawasan yang tinggi, jalanan rusak parah,” ujar Roby.

Di Desa Umbul Jaya itu, lanjut Roby, dari 7 RW, 4 RW diantaranya terendam dari hari Rabu (11/1/12) dan puncaknya Sabtu (14/1/12), air naik sampai 3 meter. Kawasan tidak bisa dilalui karena ketinggian air, 1 meter dari puncak tiang listrik yang berada di sepanjang jalan.

Tim ALS langsung dipimpin Roby Suryadi, dengan tim medis dr. Desky Rachnindar, dr. Sarah Fatima dan Perawat Alviana. Sesampai di lokasi mereka memeriksa kesehatan 128 orang, Rabu (18/1/12).

Besoknya, Kamis (19/1/12) tim berpindah ke kawasan Desa Kesik, Kecamatan Banjar Sari, satu jam perjalanan. Kali ini tim sudah dapat menaiki ambulan untuk mengakses kawasan tersebut, karena lokasi berada di pinggir jalan raya. Di desa ini ini memberikan pengobatan untuk 149 orang korban banjir.

Dijelaskan Roby, Tim Sigab LKC Dompet Dhuafa merukan tim kesehatan respon cepat LKC yang diturunkan saat terjadi bencana, sedangkan ALS merupakan tim kesehatan yang diturunkan pasca bencana (recoveri).

Tim Sigab LKC Dompet Dhuafa sendiri, selama Banjir Banten, telah memeriksa kesehatan korban banjir di hari pertama 120 orang di Kampung Tugu, Desa Perdana, Kecamatan Sukaresmi, Pandeglang, Banten.

Dan di hari kedua, di Kampung Suka Senang, Desa Perdana, Kecamatan Sukaresmi dan Kampung Ranca Luluk, Desa Perdana, Kecamatan Sukaresmi, Pandeglang, Banten dengan jumlah masyarakat diperiksa 227.

Seperti diberitakan banjir setinggi satu meter lebih telah merendam tiga kecamatan di Pandeglang, Banten sejak beberapa hari lalu. Akibatnya, ribuan warga pun diungsikan ke tempat yang lebih aman. Banjir disebabkan meluapnya Sungai Ciliman.

Ketiga kecamatan yang terendam banjir ini yakni Kecamatan Sukaresmi, Kecamatan Pagelaran dan Kecamatan Panimbang. Banjir sudah merendam kawasan ini sejak Sabtu 14 Desember lalu. – Maifil


Related Post

No Comments Yet - be the First!

Leave a Reply

You must be login to post a comment.


Login Please

To start connecting please log in first.