BOGOR - Sekitar 120 siswa dan 17 guru sekolah dasar (SD) dan Madrasah Ibtidaiyah (MI) di Bogor sudah mendapatkan penyuluhan tentang kesehatan mulut dan gigi oleh tim medis Layangan Kesehatan Cuma-cuma (LKC) dan Rumah Sehat Terpadu (RST) Dompet Dhuafa.
Drg. Triana Zuraida di ruang kerjanya, Jumat (18/11) mengatakan, sekolah yang mengambil bagian dalam penyuluhan ini adalah SDN Dewi Sartika, SDN Jampang 04, MI Nurul Ilmi, MI Nurul Iman, MI Miftahul Athfal, SDN Jampang 05, SDN Jamp-ang 01 dan SDIT Annur.
“Setiap sekolah diwakili oleh 15 orang siswa dan 2 orang guru,” jelas Triana, yang juga menjadi penanggung jawab kegiatan ini.
Ia juga menjelaskan bahwa penyuluhan ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan milad LKC-DD yang ke 10. Penyuluhan yang mengangkat Tema: “Gigi Ku Mutiara Ku” dilangsungkan di lantai 2, RST, Jampang, Sabtu, (12/11) lalu.
“Saya ingin anak Indonesia mempunyai gigi yang sehat, bersih dan terlihat seperti mutiara” tutur drg. Triana
Dilanjutkan Triana, gigi yang sehat dan bersih akan berefek pada kesehatan anak secara umum, karena jika anak-anak sakit gigi bisa membuat belajar anak-anak tertanggu.
Karena itu drg Triana menganjurkan agar anak-anak membiasakan menyikat gigi sehari 2 kali, pagi sehabis sarapan dan malam sebelum tidur secara teratur dengan cara yang benar bisa mencegah gigi berlubang.
Melalui drg. Triana, Rosyadah, perwakilan guru dari MI Nurul Iman berharap, acara seperti ini kalau bisa diadakan secara rutin karena bisa memotivasi anak-anak agar selalu menjaga kesehatan giginya.
Selain penyuluhan juga dilakukan pemeriksaan gigi oleh drg. Rahmat Hidayat dan drg. Amrul Ihlas. – Maifil











